Solar Nusantara Logo

Mengenal Modul Surya Aiko Solar: Lini Produk dan Cara Membaca Spesifikasinya

• 6 menit baca
Ilustrasi modul surya dengan buku panduan tertutup di sampingnya

Dalam pengadaan PLTS komersial dan industri, modul surya Aiko Solar termasuk material yang dinilai dari lembar data teknis, bukan dari klaim pemasaran. Di katalog SonusHUB, material ini berada pada kategori modul surya, satu rumpun dengan rel dan mounting PV, cable tray dan walkway, kabel DC dan AC, serta inverter string dan hybrid. Bagi tim pengadaan, project manager, dan kontraktor EPC, langkah pertama adalah mengenali lini produk yang tersedia lalu membaca spesifikasinya dengan urutan yang benar. Artikel turunan ini fokus pada kekhususan tersebut, bukan pada dasar-dasar perencanaan PLTS yang sudah dibahas di artikel pilar.

Kategori Material: Modul Surya Aiko Solar

Modul surya adalah komponen pembangkit yang menentukan kelas daya sistem, sehingga kesalahan membaca spesifikasi di tahap pengadaan baru terasa saat komisioning. Karena itu, material ini sebaiknya diperlakukan sebagai item teknik yang diverifikasi dokumennya, bukan sekadar item katalog.

Lini Produk Aiko Solar yang Tercatat di SonusHUB

Katalog SonusHUB per 19 Oktober 2026 mencatat dua entri untuk merek ini, keduanya berupa modul monokristalin. Rinciannya sebagai berikut.

Lini ProdukRentang DayaKeterangan
Aiko Solar Neostar Comet640–670 WpSeri dengan rentang daya yang mencakup beberapa kelas dalam satu lini
Modul surya monokristalin Aiko Solar650 WpTercatat sebagai entri tersendiri di katalog

Rentang 640–670 Wp pada seri Neostar Comet menandakan satu nama seri mencakup beberapa kelas daya. Dalam dokumen pengadaan, tuliskan kode produk dan kelas daya yang diminta, bukan hanya nama seri. Untuk entri 650 Wp, pastikan varian tersebut termasuk rangkaian Neostar Comet atau entri terpisah, karena penamaan di katalog dan di datasheet bisa berbeda. Kolom keterangan pada tabel di atas hanya merangkum apa yang tercatat di katalog; detail teknis tiap varian tetap ada di datasheet.

Bagi kontraktor EPC, dua entri ini cukup untuk memulai penyaringan awal, tetapi keputusan akhir tetap harus merujuk datasheet masing-masing kode produk.

Membaca Spesifikasi dengan Urutan yang Benar

Spesifikasi dibaca berlapis: mulai dari kelas daya, lalu parameter listrik, kemudian parameter mekanis dan dokumen pendukung. Urutan ini membantu tim pengadaan menyaring entri katalog secara sistematis sebelum menghubungi pemasok.

  1. Kelas daya dan toleransi. Mulai dari daya puncak (Wp) dan toleransi daya, lalu cocokkan dengan jumlah modul per string pada desain sistem.
  2. Parameter listrik pada kondisi uji standar. Catat tegangan rangkaian terbuka, tegangan pada titik daya maksimum, arus hubung singkat, dan arus pada titik daya maksimum untuk memeriksa jendela MPPT inverter.
  3. Koefisien suhu. Pada iklim tropis, koefisien daya dan tegangan menentukan seberapa jauh keluaran bergeser saat modul panas.
  4. Konfigurasi sel dan tata letak. Jenis sel, jumlah sel, dan konfigurasi rangkaian memengaruhi perilaku modul ketika sebagian area terkena bayangan.
  5. Parameter mekanis. Dimensi, berat, ketebalan rangka, jenis konektor, panjang kabel keluaran, dan beban mekanis yang diizinkan harus cocok dengan struktur serta jalur kabel.
  6. Dokumen dan sertifikasi. Periksa lembar sertifikasi, laporan uji, dan dokumen TKDN bila proyek mensyaratkannya.

Datasheet umumnya mencantumkan dua set kondisi: kondisi uji standar dan kondisi operasi nominal. Suhu sel di lapangan lebih tinggi daripada kondisi uji, sehingga angka pada kondisi operasi nominal lebih dekat ke kinerja harian. Sebagai contoh, modul 650 Wp tidak otomatis mengeluarkan daya itu pada siang bersuhu tinggi, karena keluarannya mengikuti koefisien suhu. Gunakan kedua set kondisi saat menilai kesesuaian modul dengan desain sistem, dan jangan hanya berpegang pada satu angka daya.

Titik Pemeriksaan untuk Tim Pengadaan

Beberapa hal berikut sering terlewat karena dianggap terlalu teknis, padahal dampaknya langsung pada kesesuaian material di lapangan.

  • Kesesuaian kelas daya dengan desain string dan jendela MPPT inverter.
  • Kecocokan jenis konektor modul dengan kabel DC yang dipesan.
  • Kesesuaian dimensi modul dan titik pengencangan dengan rel serta mounting PV.
  • Ketersediaan dokumen TKDN, karena SonusHUB menargetkan material kelistrikan dengan TKDN minimal 40%.
  • Keseragaman kelas daya dalam satu string agar tidak menimbulkan ketidakseimbangan arus.

Untuk kebutuhan pengadaan yang lebih luas, katalog modul surya di SonusHUB bisa dipakai membandingkan entri yang tersedia sebelum mengirim inquiry. Bila kapasitas sistem masih dibahas di tahap awal, perlu diingat bahwa pemasangan PLTS atap kini tunduk pada kuota PLN yang tersedia, bukan lagi batas 100% dari daya terpasang pelanggan PLN sebagaimana diatur dalam Permen ESDM No. 2 Tahun 2024. Untuk pekerjaan penunjang, lihat juga sistem pemasangan dan sistem pengkabelan yang tersedia di situs Solar Nusantara.

Menyusun Permintaan Penawaran yang Presisi

Permintaan penawaran yang baik menyebutkan kelas daya, jumlah unit, kode produk acuan, dan dokumen yang diminta. Lampirkan datasheet yang Anda jadikan acuan agar pemasok mengutip varian yang sama. Sebutkan pula persyaratan TKDN dan jenis sertifikasi yang harus dilampirkan, serta tenggat penyerahan dokumennya.

Yang Harus Dicek di Datasheet Resmi Sebelum Memesan

Datasheet resmi adalah dokumen yang mengikat secara teknis, dan dokumen itulah yang sebaiknya dilampirkan pada permintaan penawaran. Ringkasan katalog dan brosur tidak menggantikan datasheet, terutama saat kontrak pengadaan menuntut kejelasan parameter. Dokumen ini juga menjadi dasar pemeriksaan kesesuaian saat serah terima material di lokasi.

Periksa kesesuaian kode produk dengan kelas daya yang diminta, parameter listrik pada kondisi uji standar, koefisien suhu, dimensi dan berat, jenis konektor, serta beban mekanis yang diizinkan. Pastikan versi datasheet yang Anda pegang adalah versi terbaru dan berlaku untuk kode produk yang dipesan. Minta konfirmasi tertulis bila ada perbedaan antara entri katalog dan datasheet.

Untuk sertifikasi, sebutkan jenis standar yang disyaratkan proyek, misalnya standar uji modul fotovoltaik dan standar kesesuaian kelistrikan, lalu minta salinan sertifikatnya. Sebutkan nomor standar hanya jika Anda sudah memverifikasinya pada dokumen asli, dan jangan mengandalkan kutipan dari brosur.

Sebagai langkah terakhir, modul surya Aiko Solar sebaiknya dipesan setelah kelas daya, kode produk, dan dokumen teknisnya cocok dengan desain sistem serta persyaratan proyek. Buka katalog SonusHUB, bandingkan entri yang tersedia, lalu kirim inquiry melalui keranjang inquiry atau hubungi Chat Sales SonusHUB untuk konfirmasi ketersediaan dan dokumen pendukung.


Solar Nusantara berfokus pada pengembangan solusi energi surya untuk sektor komersial dan industri. Kami membantu perusahaan merancang sistem photovoltaic yang efisien dan berkelanjutan.

Untuk implementasi proyek, Anda dapat mengunjungi Sonus EPC, yang menyediakan layanan EPC (Engineering, Procurement, and Construction) untuk pemasangan sistem panel surya. Sementara itu, SonusHUB hadir sebagai platform B2B yang menyediakan berbagai material kelistrikan dan komponen energi terbarukan bagi kebutuhan proyek dan instalasi profesional.