Solar Nusantara Logo

Evolusi Efisiensi Sel Surya Menurut NREL

20 Feb 2026 Oleh FarrosFR 5 menit baca
Evolusi Efisiensi Sel Surya Menurut NREL

Selama beberapa dekade terakhir, teknologi sel surya mengalami peningkatan efisiensi yang luar biasa. Jika pada tahun 1970-an efisiensinya masih di bawah 10%, kini beberapa teknologi telah menembus angka di atas 45% di laboratorium.

Salah satu referensi paling kredibel untuk melihat perkembangan ini adalah grafik Best Research-Cell Efficiencies dari National Renewable Energy Laboratory (NREL). Grafik tersebut merangkum rekor efisiensi tertinggi berbagai teknologi sel surya dari waktu ke waktu.

Artikel ini membedah grafik tersebut secara teknis namun tetap mudah dipahami.


Apa Itu Grafik Efisiensi NREL?

Grafik NREL menampilkan:

  • Rekor efisiensi tertinggi (best research cell)
  • Berdasarkan jenis material
  • Sejak 1970-an hingga sekarang
  • Hanya hasil penelitian laboratorium, bukan panel komersial

Penting dipahami bahwa angka pada grafik bukanlah rata-rata panel yang dijual di pasaran, melainkan capaian terbaik dalam kondisi penelitian terkendali.


Kategori Teknologi pada Grafik

Grafik NREL mengelompokkan teknologi berdasarkan material utama.

1. Crystalline Silicon

Ini adalah teknologi paling umum di dunia komersial:

  • Monocrystalline
  • Polycrystalline
  • PERC
  • HJT (Heterojunction)

Efisiensi penelitian silikon saat ini berada di kisaran 26–27%. Angka ini sudah mendekati batas teori untuk sel surya satu lapisan.


2. Thin Film

Termasuk:

  • CdTe
  • CIGS
  • Amorphous silicon

Biasanya lebih murah dan fleksibel, tetapi efisiensinya lebih rendah dibanding silikon kristalin.


3. Multi-Junction (III-V)

Ini adalah teknologi dengan efisiensi tertinggi saat ini.

  • Menggunakan material seperti Gallium Arsenide
  • Memiliki beberapa lapisan penyerap cahaya
  • Dapat menyerap spektrum cahaya berbeda di tiap lapisan

Efisiensi laboratorium bisa mencapai lebih dari 45%, terutama jika menggunakan sistem konsentrator cahaya.

Namun, biaya produksinya sangat tinggi dan biasanya digunakan untuk satelit atau aplikasi aerospace.


4. Emerging Technologies

Termasuk:

  • Perovskite
  • Organic solar cells
  • Quantum dot

Perovskite sangat menarik karena dalam waktu relatif singkat mampu menembus efisiensi di atas 25% bahkan lebih jika digabung dengan silikon dalam struktur tandem.


Mengapa Efisiensi Terus Naik?

Ada beberapa faktor utama:

1. Rekayasa Material

Kemurnian silikon meningkat, cacat kristal berkurang, dan teknik passivation semakin baik sehingga kehilangan energi semakin kecil.

2. Light Management

Teknologi anti-reflective coating dan tekstur permukaan membuat lebih banyak cahaya masuk dan lebih sedikit terpantul.

3. Struktur Multi-Layer

Teknologi tandem atau multi-junction memungkinkan pemanfaatan spektrum cahaya lebih luas, melampaui batas sel satu lapisan.


Batas Teori: Shockley–Queisser Limit

Untuk sel surya satu lapisan (single junction), ada batas teori yang disebut Shockley–Queisser limit, yaitu sekitar 33%.

Artinya, silikon tidak mungkin mencapai 40% efisiensi jika hanya menggunakan satu junction.

Karena itu, peningkatan signifikan di masa depan kemungkinan besar berasal dari teknologi tandem atau multi-junction.


Mengapa Panel Komersial Lebih Rendah?

Panel yang dijual di pasaran biasanya memiliki efisiensi:

  • 20–23% untuk monocrystalline
  • Lebih rendah untuk polycrystalline dan thin film

Alasannya:

  • Stabilitas jangka panjang
  • Biaya produksi massal
  • Yield manufaktur
  • Ketahanan terhadap degradasi

Laboratorium bisa mengoptimalkan satu sel kecil secara sempurna. Produksi massal tidak sesederhana itu.


Arah Masa Depan Industri

Dari tren grafik NREL, terlihat jelas bahwa:

  • Silicon mendekati batas optimalnya
  • Perovskite berkembang sangat cepat
  • Struktur tandem kemungkinan menjadi standar masa depan

Dalam 5–10 tahun ke depan, kombinasi silikon dan perovskite berpotensi menjadi dominan secara komersial.


Kesimpulan

Grafik NREL bukan sekadar angka efisiensi. Ia adalah peta evolusi teknologi energi surya selama lebih dari 50 tahun.

Dari silikon sederhana hingga multi-junction canggih, perkembangan ini menunjukkan bahwa inovasi material dan rekayasa struktur terus mendorong batas fisika.

Jika tren ini berlanjut, energi surya bukan hanya akan semakin murah, tetapi juga semakin efisien dan dominan dalam sistem energi global.


Referensi

National Renewable Energy Laboratory (NREL). Best Research-Cell Efficiencies Chart. https://www.nrel.gov/pv/cell-efficiency.html

Shockley, W., & Queisser, H. J. (1961). Detailed Balance Limit of Efficiency of p-n Junction Solar Cells. Journal of Applied Physics, 32(3), 510–519. https://doi.org/10.1063/1.1736034

Fraunhofer Institute for Solar Energy Systems (ISE). Photovoltaics Report. https://www.ise.fraunhofer.de/en/publications/studies/photovoltaics-report.html


Diskusikan Kebutuhan Anda dengan Kami

Kami siap membantu Anda dalam setiap tahap proyek energi surya Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami untuk konsultasi lebih lanjut atau mengirimkan permintaan penawaran.